Batu Bara | Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menyampaikan arahan langsung kepada seluruh warga binaan usai pelaksanaan senam pagi bersama, Sabtu (10/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan Lapas Labuhan Ruku ini diikuti dengan tertib oleh seluruh warga binaan serta didampingi oleh para Kepala Seksi (Kasi) terkait sebagai bentuk pengawasan dan komitmen bersama dalam pelaksanaan pembinaan.
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan komitmen Lapas Labuhan Ruku untuk memberikan layanan pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas tanpa adanya pungutan liar. Ia menekankan bahwa seluruh layanan yang diterima warga binaan diberikan secara gratis, mulai dari layanan kunjungan, pemberian remisi, pembebasan bersyarat (PB), cuti bersyarat (CB), layanan kesehatan, hingga layanan administrasi lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Hamdi Hasibuan juga dengan tegas memastikan bahwa tidak ada praktik jual beli kamar di lingkungan Lapas Labuhan Ruku. Ia menyatakan bahwa seluruh penempatan kamar hunian dilakukan berdasarkan prosedur resmi dan pertimbangan keamanan serta pembinaan, tanpa adanya pungutan dalam bentuk apa pun. “Saya pastikan tidak ada pungli, semua berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan,” tegasnya di hadapan warga binaan.
Selain itu, Kalapas menaruh perhatian serius terhadap keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia melarang secara tegas penggunaan handphone dan peredaran narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan. Kalapas menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tanpa pandang bulu.
Lebih lanjut, Kalapas menjelaskan bahwa warga binaan yang berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, dan tidak melanggar tata tertib lapas akan mendapatkan seluruh haknya sebagaimana diatur dalam ketentuan pemasyarakatan. Ia menegaskan kembali bahwa pemberian hak tersebut tidak dipungut biaya apa pun dan dilakukan secara objektif berdasarkan penilaian pembinaan.
Kalapas juga mengingatkan warga binaan agar tidak mudah terpengaruh oleh oknum yang menjanjikan kemudahan dalam pengurusan layanan tertentu dengan imbalan tertentu. Ia menekankan bahwa seluruh proses layanan akan berjalan sesuai prosedur selama persyaratan administrasi dan pembinaan telah dipenuhi, serta meminta warga binaan untuk segera melaporkan apabila menemukan praktik yang menyimpang.
Menutup arahannya, Hamdi Hasibuan mengimbau seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan kamar hunian. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan tertata tidak hanya menciptakan suasana yang sehat dan nyaman, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan di Lapas Labuhan Ruku agar berjalan secara optimal dan berkelanjutan. (Red)
